Selasa, 16 Oktober 2012

Corporate Social Responsibility (CSR) pada Perusahaan


Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.



CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.



Tanggung jawab sosial atau CSR perusahaan kepada konsumen dan lingkungan adalah sebagai berikut, contohnya pada PT. Unilever antara lain:

1. Menyalurkan Semangat Berbagi
Unilever Indonesia membentuk Yayasan Unilever Indonesia Peduli (UPF) pada tanggal 27 November 2000 sebagai langkah penting dari perwujudan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk berkembang bersama masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.

2. Memperluas Cakrawala Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tanggung jawab sosial dibagi ke dalam tiga bagian yaitu:
- Meraih yang Terbaik dengan Nurani (Dampak Kegiatan Perusahaan)
- Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat (Dampak Rantai Nilai)
- Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)

3. Meraih yang Terbaik dengan Nurani
Pabrik-pabrik Unilever telah memperoleh sertifikat ISO 9000, ISO 14000 dan BS 8800; dengan penghargaan tersebut Unilever terus memacu peningkatan kinerja. Upaya ini mendapatkan perhatian khusus dari Japanese Institute of Productive Maintenance. Tahun 2001, lembaga ini memberikan penghargaan Total Productive Maintenance (TPM) atas kinerja mencapai “Zero Waste, Zero Accident dan Zero Breakdown”.

4. Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat
Dalam bisnis perusahaan, pertumbuhan berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting. Karena itu, Unilever senantiasa mendorong mitra agar berbisnis dengan cara yang berkelanjutan.

5. Memenuhi Panggilan Masyarakat
UPF memfokuskan kegiatan pada empat bidang kegiatan utama, antara lain:
- Mutiara Hitam Pulau Jawa dan Permata Lainnya
- Melestarikan Sumber Kehidupan
- Selamatkan Kota-Kota Besar
- Keceriaan menuju Sadar Kesehatan

Sumber:
Sumber 1
Sumber 2

Perekrutan Tenaga Kerja pada Bisnis Wirausaha

Pengertian Wirausaha

Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. 



Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Pengertian Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.



Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM (Sumber Daya Manusia) adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.

Menurut Hasibuan (2006) Proses perekrutan karyawan yang baik adalah
sebagai berikut:

1. Penentuan Dasar Perekrutan
Dasar perekrutan calon karyawan harus terlebih dahulu ditetapkan agar para pelamar yang memasukkan lamarannya sesu ai dengan pekerjaan atau jabatan yang akan dijabatnya. Dasar perekrutan harus berpedoman pada spesifikasi pekerjaan yang telah ditentukan unt uk menjabat jabatan tersebut.

2. Penentuan Sumber-sumber Perekrutan
Setelah diketahui spesifikasi pekerjaan karyawan yang dibutuhkan maka kita harus menentukan sumber-sumber perekrut an calon karyawan tersebut. Sumber perekrutan calon karyawan itu adalah sumber internal dan eksternal perusahaan.

a. Sumber Internal
Sumber internal adalah karyawan yang akan mengisi lowongan kerja diambil dari dalam perusahaan tersebut, yakni dengan cara memutasikan atau pemindahan karyawan yang memenuhi spesifikasi pekerjaan jabatan itu.

b. Sumber Eksternal
Sumber Eksternal adalah karyawan ya ng akan mengisi jabatan yang lowong dilakukan perekrutan dari sumber-sumber tenaga kerja diluar perusahaan.

Sumber: